Basis Data berfungsi untuk Kemudahan,efektifitas,keamanan
DDL (data definition language) didefinisikan data
1 create DB/tabel - membuat DB atau tabel
2 drop DB/tabel - menghapus DB/tabel
3 Alter ----> mengubah tipe dataa dan nama atrbt
> menambah kolom
>menghapus kolom
> menambah constrain (KEY)
> menghapus Constraint (KEY)
DML ( data manipulation language)
1.select menampilkan data
2insert memasukkan data
3update mengubah data
4delete menghapus data
DB > tabel > atribut
1 biasa
2 Key
key
1. primary key . unik datanya ga da yg sama
2.foreign key . mnyambungkan primary dg tabel lainnya
tipe data - bilangan, karakter, tanggal &jam
bilangan dibagi lagi
- integer (bil. bul)
- float(bil.pecahan)
- double(kaya float tapi range lebih panjang)
karakter di bagi laggi
_char (lebih pendek)
_varchar (lebih panjang dari char)
_text (lebih panjang dari ke2nya)
tanggal dan jam
-date
-date time
-time
-year
Prosedur pada PL/SQL
Prosedure pada PL/SQL adalah sebuah block yang dapat berdiri sendiri serta dikompilasi untuk selanjutnya masuk ke dalam skema database.
Bentuk umum dari prosedur pada PL/SQL
Bentuk umum dari prosedure adalah :
CREATE OR REPLACE PROCEDURE
nama_prosedure;
(parameter1 tipe_data,...) AS
...
BEGIN
statement;
...
END;
Contoh Program Prosedure pada PL/SQL
create or replace procedure tambah_dua(a integer) as
hasil number (5);
begin
hasil:=a+2;
dbms_output.put_line('Hasilnya :'||hasil);
end; /
Fungsi pada PL/SQL
Fungsi pada PL/SQL adalah block yang dapat mengembalikan nilai. Dalam pembuatanya menggunakan statement RETURN untuk proses pengembalian nilai.
Bentuk umum dari fungsi pada PL/SQL
Bentuk umum dari fungsi adalah :
CREATE OR REPLACE FUNCTION nama_fungsi
(parameter1 tipe_data,...)
RETURN tipedata_fungsi IS
variable_lokal
BEGIN
statement;
...
RETURN nilai_fungsi;
END;
Contoh Program Fungsi pada PL/SQL
1: create or replace function
2: pangkat (bil integer, n integer)
3: return integer as
4: hasil integer (10);
5: i integer;
6: begin
7: hasil :=1;
8: for i in 1..n loop
9: hasil:= hasil*bil;
10: end loop;
11: retunr hasil;
12: end;
13: /
Setelah fungsi terbuat. maka kini kita dapat memanggilnya, seperti contoh di bawah ini :
1: declare
2: h integer;
3: begin
4: h:=pangkat(2,3);
5: dbms_output.put_line('Hasil:'||to_char(h));
6: end;
7: /
JOIN
Pada MySQL, perintah join ada beberapa macam yaitu : Inner Join, Outer Join, Cross Join,Union Join
-Inner join
Inner join merupakan jenis join yang paling umum yang dapat digunakan pada semua database. Jenis
ini dapat digunakan bila ingin merelasikan dua set data yang ada di tabel, letak relasinya setelah pada
perintah ON pada join.
Bentuk baku perintah inner join :
SELECT,, FROM INNER JOIN
ON =
Contoh :
– Tampilkan nip, nama dan gaji semua pegawai.
select i.nip,i.nama,p.gaji from infoprib i inner join pekerjaan
p on i.nip = p.nip;
-Outer join
Outer join merupakan jenis join yang sedikit berbeda dengan inner join. Pada MySQL, bentuk perintah
untuk menerapkan outer join ada 2 yaitu :
SELECT,, FROM LEFT JOIN ON
=
dan
SELECT,, FROM RIGHT JOIN
ON =
Left join digunakan dalam situasi ketika ingin mengembalikan semua elemen data set A, terlepas dari
apakah nilai kunci ada dalam data set B.
Right join digunakan dalam situasi ketika ingin mengembalikan semua elemen data set B, terlepas dari
apakah nilai kunci ada dalam data set A.
Contoh :
– Tampilkan nip, nama dan gaji semua pegawai
select i.nip,i.nama,p.gaji from infoprib i left join pekerjaan p
on i.nip = p.nip;
-Cross Join
Cross join kadangkala disebut juga sebagai Cartesian Product. Bila menggunakan cross join, maka
hasil dari cross join akan menciptakan hasil yang didasarkan pada semua kemungkinan kombinasi baris
dalam kedua set data. Dengan demikian, jumlah baris yang dikembalikan adalah N ? M , dimana N
adalah jumlah baris dalam kumpulan data A dan M jumlah baris dalam kumpulan data B. Jelas, jumlah
baris dalam cross join dapat menjadi sampah.
Bentuk perintah dari cross join adalah :
SELECT,, FROM CROSS JOIN
atau
SELECT,, FROM ,
Sebagai contoh adalah :
– Tampilkan nip, nama dan gaji semua pegawai
select i.nip,i.nama,p.gaji from infoprib i cross join pekerjaan
p;
select i.nip,i.nama,p.gaji from infoprib i, pekerjaan p;
-Union
Union didukung oleh MySQL mulai dari versi 4.0. Pemakaian union dapat menyederhanakan perintah
persyaratan OR yang bertingkat. Bila dalam sebuah query menghasilkan pemakaian perintah OR yang
lebih dari satu sehingga dapat membuat bingung, sebagai gantinya digunakan perintah UNION.
Union dapat dikatakan sebagai perintah untuk menggabungkan hasil query sql yang fungsinya sama
dengan perintah OR
DDL (data definition language) didefinisikan data
1 create DB/tabel - membuat DB atau tabel
2 drop DB/tabel - menghapus DB/tabel
3 Alter ----> mengubah tipe dataa dan nama atrbt
> menambah kolom
>menghapus kolom
> menambah constrain (KEY)
> menghapus Constraint (KEY)
DML ( data manipulation language)
1.select menampilkan data
2insert memasukkan data
3update mengubah data
4delete menghapus data
DB > tabel > atribut
1 biasa
2 Key
key
1. primary key . unik datanya ga da yg sama
2.foreign key . mnyambungkan primary dg tabel lainnya
tipe data - bilangan, karakter, tanggal &jam
bilangan dibagi lagi
- integer (bil. bul)
- float(bil.pecahan)
- double(kaya float tapi range lebih panjang)
karakter di bagi laggi
_char (lebih pendek)
_varchar (lebih panjang dari char)
_text (lebih panjang dari ke2nya)
tanggal dan jam
-date
-date time
-time
-year
Prosedur pada PL/SQL
Prosedure pada PL/SQL adalah sebuah block yang dapat berdiri sendiri serta dikompilasi untuk selanjutnya masuk ke dalam skema database.
Bentuk umum dari prosedur pada PL/SQL
Bentuk umum dari prosedure adalah :
CREATE OR REPLACE PROCEDURE
nama_prosedure;
(parameter1 tipe_data,...) AS
...
BEGIN
statement;
...
END;
Contoh Program Prosedure pada PL/SQL
create or replace procedure tambah_dua(a integer) as
hasil number (5);
begin
hasil:=a+2;
dbms_output.put_line('Hasilnya :'||hasil);
end; /
Fungsi pada PL/SQL
Fungsi pada PL/SQL adalah block yang dapat mengembalikan nilai. Dalam pembuatanya menggunakan statement RETURN untuk proses pengembalian nilai.
Bentuk umum dari fungsi pada PL/SQL
Bentuk umum dari fungsi adalah :
CREATE OR REPLACE FUNCTION nama_fungsi
(parameter1 tipe_data,...)
RETURN tipedata_fungsi IS
variable_lokal
BEGIN
statement;
...
RETURN nilai_fungsi;
END;
Contoh Program Fungsi pada PL/SQL
1: create or replace function
2: pangkat (bil integer, n integer)
3: return integer as
4: hasil integer (10);
5: i integer;
6: begin
7: hasil :=1;
8: for i in 1..n loop
9: hasil:= hasil*bil;
10: end loop;
11: retunr hasil;
12: end;
13: /
Setelah fungsi terbuat. maka kini kita dapat memanggilnya, seperti contoh di bawah ini :
1: declare
2: h integer;
3: begin
4: h:=pangkat(2,3);
5: dbms_output.put_line('Hasil:'||to_char(h));
6: end;
7: /
JOIN
Pada MySQL, perintah join ada beberapa macam yaitu : Inner Join, Outer Join, Cross Join,Union Join
-Inner join
Inner join merupakan jenis join yang paling umum yang dapat digunakan pada semua database. Jenis
ini dapat digunakan bila ingin merelasikan dua set data yang ada di tabel, letak relasinya setelah pada
perintah ON pada join.
Bentuk baku perintah inner join :
SELECT
ON
Contoh :
– Tampilkan nip, nama dan gaji semua pegawai.
select i.nip,i.nama,p.gaji from infoprib i inner join pekerjaan
p on i.nip = p.nip;
-Outer join
Outer join merupakan jenis join yang sedikit berbeda dengan inner join. Pada MySQL, bentuk perintah
untuk menerapkan outer join ada 2 yaitu :
SELECT
dan
SELECT
ON
Left join digunakan dalam situasi ketika ingin mengembalikan semua elemen data set A, terlepas dari
apakah nilai kunci ada dalam data set B.
Right join digunakan dalam situasi ketika ingin mengembalikan semua elemen data set B, terlepas dari
apakah nilai kunci ada dalam data set A.
Contoh :
– Tampilkan nip, nama dan gaji semua pegawai
select i.nip,i.nama,p.gaji from infoprib i left join pekerjaan p
on i.nip = p.nip;
-Cross Join
Cross join kadangkala disebut juga sebagai Cartesian Product. Bila menggunakan cross join, maka
hasil dari cross join akan menciptakan hasil yang didasarkan pada semua kemungkinan kombinasi baris
dalam kedua set data. Dengan demikian, jumlah baris yang dikembalikan adalah N ? M , dimana N
adalah jumlah baris dalam kumpulan data A dan M jumlah baris dalam kumpulan data B. Jelas, jumlah
baris dalam cross join dapat menjadi sampah.
Bentuk perintah dari cross join adalah :
SELECT
atau
SELECT
Sebagai contoh adalah :
– Tampilkan nip, nama dan gaji semua pegawai
select i.nip,i.nama,p.gaji from infoprib i cross join pekerjaan
p;
select i.nip,i.nama,p.gaji from infoprib i, pekerjaan p;
-Union
Union didukung oleh MySQL mulai dari versi 4.0. Pemakaian union dapat menyederhanakan perintah
persyaratan OR yang bertingkat. Bila dalam sebuah query menghasilkan pemakaian perintah OR yang
lebih dari satu sehingga dapat membuat bingung, sebagai gantinya digunakan perintah UNION.
Union dapat dikatakan sebagai perintah untuk menggabungkan hasil query sql yang fungsinya sama
dengan perintah OR




Tidak ada komentar:
Posting Komentar